Kampar Pusat Bibit Ternak di Riau


BUPATI Kampar Drs H Burhanuddin Husin MM bangga dan memberikan apresiasi yang tinggi, atas keberhasilan Kabupaten Kampar mengembangkan daerahnya menjadi pusat pembibitan ternak di Provinsi Riau.

Setidaknya ada tiga unit pusat pembibitan ternak yang saat ini dimiliki Kabupaten Kampar. Keberadaanya cukup baik dan dapat diandalkan.

Diantaranya, pusat pembibitan sapi perah di Desa Kuapan, Kecamatan Tambang, pembibitan kambing di Desa Kampar, Kecamatan Kampar Timur, serta pembibitan unggas di Desa Laboy Jaya, Kecamatan Bangkinang Seberang.

Hal itu disampaikan Burhanuddin melalui Sekda Kampar Drs H Zulher MS. Saat berkunjung ke lokasi pusat pembibitan sapi perah di Desa Kuapan, Kecamatan Tambang, Jumat (27/2).
Dikatakan Zulher, atas perintah Bapak Bupati Kampar, dirinya datang untuk berkunjung ke salah satu pusat pembibitan sapi perah, yang sangat membanggakan itu. Maklum pusat pembibitan itu merupakan satu-satu yang ada di Provinsi Riau sampai saat ini.

‘’Kita berharap kiranya pusat pembibitan sapi perah ini dapat diberdayakan dan ditingkatkan keberadaannya, terutama dalam upaya kita mengujudkan visi dan misi Bapak Bupati Kampar, yaitu mewujudkan Kabupaten Kampar sebagai pusat agrobisnis. Disamping pusat pembibitan ternak yang sudah ada,’’ jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perternakan Kabupaten Kampar Ir H Nefrizal kepada Sekda Kampar pada kesempatan itu menjelaskan, pusat pembibitan sapi di Desa Kuapan ini berjumlah 80 ekor, 50 ekor induk dan 30 ekor anaknya.

Semula keberadaan pusat pembibitan sapi perah ini merupakan program bersama, antara Balitbanda Kabupaten Kampar dengan Dinas Peternakan Kabupaten Kampar, Balai Penelitian Peternakan Bogor Jawa Barat dan BPTP Riau pada tahun 2005. Dengan jumlah sapi sebanyak 26 ekor.

Berikutnya, dikembangkan dengan APBD Kabupaten Kampar tahun 2007 dengan 20 ekor sapi, tahun 2008 ditambah lagi 20 ekor sapi. Alhamdulillah keberadaan pusat pembibitan ini sudah berhasil, dan merupakan satu-satunya pusat pembibitan sapi perah di Riau.

Pusat pembibitan ini sangat bermanfaat, sebagai tempat pusat pengembangan dan penelitian para sarjana dan calon sarjana peternakan. Terutama bagi mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Pekanbaru, yang menjalin kerja sama dengan Pusat UPT. Rumanansia besar (sapi perah) di Desa Kuapan ini.

Pusat pembibitan ini juga mampu mengembangkan susu perah murni dari ternak sapi yang dikembangkan. Di mana setiap harinya mampu menghasilkan susu segar sebanyak 150 liter.

Seiring dengan program Bupati Kampar, Kadis Peternakan Nefrizal memalui Kepala UPTD Ir H Harminto berharap, kiranya para pejabat dan aparatur di lingkungan Pemkab Kampar dapat mengkomsumsi produk susu perah yang gizi dan higienis, sangat baik dan bermutu.
Sehingga masyarakat dapat meyakini, produksi susu segar pusat pembibitan sapi perah ini dapat pula dikomnsumsi oleh masyarakat.

Sejak tahun 2006 lalu, ungkapnya, peternakan sapi itu telah mampu menghasilkan susu segar dari sapi yang dikembangkan di pusat pembibitan ini. Hanya saja, pemasarannya belum pasti. ‘’Untuk menjamin pangsa pasar, kita berharap pemerintah dapat menjembatani penjualan susu segar yang diproduksi UPT Rumanansia besar ini,’’ kata dia.

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan Hubungi Kami.... / Please Contact Us....

PENGUNJUNG

 

TERNAK PERKASA | Copyright 2009 | Website : www.ternakperkasa.co.cc | Designed by: Sofiyanta. ST