Bluetongue Pada Ternak Ruminansia Di Indonesia


Bluetongue merupakan penyakit viral yang dapat memberikan dampak kerugian ekonomis pada ternak ruminansia dan menyebabkan kematian pada ternak domba sampai 8% dengan derajat kesakitan 80%. Di samping itu kehilangan bobot badan, aborsi, malformasi janin dan infertilitas sementara. Kejadian penyakit ini di Indonesia belum banyak diketahui dan belum ada laporan klinis pada ternak lokal.

Telah dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mempelajari seroepidemiologi Bluetongue pada ternak ruminansia di Indonesia.
Hasil uji AGPT (Agar Gel Presipitasi Test) dan SNT (Serum Netralisasi Test)
menunjukkan, banyak ternak ruminansia di Indonesia positif mengandung antibodi terhadap Bluetongue. Sekitar 50-70% pada kerbau dan sapi, 20-30% pada kambing dan domba sebagai reaktor Bluetongue. Hasil uji SNT menunjukkan, reaktor yang menonjol adalah BLU serotype 20, diikuti BLU serotype 21, serotype 12, serotype 1 dan serotype 17.
Sedangkan Culicoides Spp merupakan vektor spesifik penyakit
Bluetongue. Isolasi agen penyakit menunjukkan, adanya agen penyakit patogen penyebab Bluetongue, yakni BLUE serotype 7 dan serotype 9.
Disimpulkan bahwa hasil uji AGPT dan uji SNT yang telah distandarisasi di Balai Penelitian Veteriner (BALITVET) dapat diterapkan oleh laboratorium daerah dalam menyidik lebih lanjut epidemiologi penyakit di Indonesia.

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan Hubungi Kami.... / Please Contact Us....

PENGUNJUNG

 

TERNAK PERKASA | Copyright 2009 | Website : www.ternakperkasa.co.cc | Designed by: Sofiyanta. ST